Freedom for palestine

Freedom for palestine

Jumat, 31 Agustus 2012

Strategi perang Rasullullah


Halo agan-agan ane mau shre nih strategi perang milik Rasullullah Tadi ane lihat di mbah google ada sebuah trik yang membahas sesuatu hal yang intinya Rasullullah dalam melakukan peperangan dengan kaum musrikin nggak hanya modal nekat, asal jihad doang, tapi pake stategi juga lho.
1. Rasullullah sebagai ahli strategi juga melihat kondisi geografi gan, punya PETA juga lho.
2. Setelah perang Badar, satu strategi Rasulullah saw yang sangat urgen adalah menempatkan para inteligennya di Mekah untuk memberikan informasi-informasi yang terkait tentang pasukan Quraisy. Salah satunya adalah Abbas bin Abdul Muthalib, pamannya sendiri. TOP KAN! CIA mah keook!!!
3. Nha ini gan yang Paling top Markotop!!! Pembentukan Majelis Permusyawaratan Militer! Nah lho! Ane nggak komentar, Keren banget pokoknya!
4. lanjutan nomor 3. Salah satu kelebihan Rasulullah sebagai seorang pemimpin adalah mendengarkan jajak pendapat dari para sahabatnya. Sekalipun posisi beliau sebagai seorang nabi, beliau mampu mengatur sendiri jalannya strategi yang akan digunakan dan tentunya mendapat arahan dan wahyu dari langit, beliau masih memusyawarahkannya dengan para sahabat.
Dengerin loe para petinggi di negeri ini!!
5.Jumlah pasukan kaum muslimin ketika itu 1000 orang(Uhud War). Pasukan itu terdiri atas 100 prajurit mengenakan baju besi dan 50 penunggang kuda dan sisanya pasukan berpedang. Kemudian, pasukan ini dibagi menjadi tiga batalion, yaitu:
a. Batalyon Muhajirin, benderanya diserahkan kepada Mush’ab bin Umair.
b. Batalyon Aus, benderanya diserahkan kepada Usaid bin Hudhair.
c. Batalyon Khazraj, benderanya diserahkan kepada Al-Hubab bin Al-Mundzir Al-Jamuh.
6. Rasul selalu maju di garis depan, ini dapat memperkuat semangat para pejuang. Lain halnya seperti pemimpin perang yang selalu di belakang. Rasul kita yang satu ini emang ga ada lawannya!
7. Hampir semua peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah sebagian besar adalah dalam bentuk penyerangan, kecuali perang Khandaq, karena kaidah dalam peperangan menyatakan bahwa strategi penyerangan lebih mempunyai potensi besar untuk memenangkan pertarungan.
8. Setahun sebelum perang Badar terjadi, Rasulullah saw membentuk satuan pasukan khusus untuk melakukan ekspedisi militer. Pasukan ekspedisi ini berfungsi sebagai upaya pemetaan medan, penguasaan lapangan, pengintaian, dan berbagai aktivitas inteligen militer lainnya.
9. Membuat prediksi perhitungan kekuatan musuh, memberikan semangat
kepada pasukan, dan menentukan posisi yang strategis.
10. Rasulullah tidak melepaskan kontrol terhadap pasukannya. Beliau selalu melakukan inspeksi pasukannya.
11. Memberdayakan para tawanan.
12. Setelah perang, Rasul punya job buat menjaga stabilitas negara dan perekonomian serta persiapan kalau-kalau perang susulan datang. Mantep suerr! Teliti banget!!
13. Nggak kayak di pelm aja yang ada kata sandinya, Pasukan Rosul juga pake. Menurut situs yang ane comot di sini, kodenya ahad…ahad!
Ternyata Rasulullah SAW nggak bermodal tekad doank, tapi segala sesuatunya sudah direncanakan dengan sangat teliti dan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar